Cara Mengelola Bisnis Ritel Agar Cepat Berkembang

Usaha ritel seperti minimarket memang sangat menggiurkan. Banyak orang dagang terjun dalam bisnis ini dengan mendirikan toko swalayan. Namun banyak diantara mereka belum tahu pasti gimana cara terbaik mengelola bisnis ritel agar usahanya maju.

Perlu diketahui bahwa bisnis ini bukan hanya tentang menjual barang sebanyak-banyaknya untuk mendapatkan keuntungan. Anda juga perlu memikirkan banyak hal, semisal cara pembayaran untuk setiap transaksi, membenarkan pemasukan harus lebih besar dari pengeluaran dan lain sebagainya.


Bicara tentang tips mengelola bisnis ritel kali ini, aku akan berbagi 4 poin penting yang harus diketahui agar bisnis ini berjalan dengan bisa dengan mudah.

Cara Pembayaran untuk Setiap Transaksi

Untuk transaksi penjualan, pembayaran yang umum dan sangat dianjurkan yakni pembayaran secara tunai. Kalau kredit gimana? hendaknya jangan, karena Anda perlu mengadakan sumber daya untuk mengaplikasikan penagihan. Belum lagi kalau terjalin kredit macet. Itu malah akan merugikan.

Dengan menerima pembayaran secara tunai berarti duit berada langsung di tangan akibatnya bisa dipakai untuk keperluan biaya operasional dan lain sebagainya secara cepat.

Sebaliknya untuk pembelian, tentu kita harus ikuti ketentuan main dan kesepakatan bersama suplier. Beberapa suplier memohon pembayaran secara tunai. Namun banyak juga yang menerima pembayaran secara kredit. Ada juga yang mengenakan cara konsinyasi, titip jual, maksudnya suplier titip barang dulu, lalu pihatk minimarket membayar barang yang laku saja.

Kembali ke transaksi penjualan, aku ingatkan sekali lagi, hanya terima pembayaran tunai di kasir.

Pastikan Pendapatan Kas Lebih Besar daripada Pengeluaran Kas (Ini juga berlaku untuk semua usaha, tidak hanya bisnis ritel)

Semua orang dagang tahu ini, Anda harus membenarkan pendapatan lebih besar daripada pengeluaran kalau tidak kepingin berhasil rugi. Namun, sering-kali kita sangat tergiur dengan penawaran harga murah dari suplier akibatnya berbelanja barang sangat banyak.

Kalau ini tidak dikendalikan, maka akan sangat berbahaya karena bisa saja pengeluaran minimarket membesar melebihi pendapatan.

Intinya, jaga agar pemasukan harus lebih besar daripada biaya operasional. gimana agar pemasukan minimarket bertambah? Anda bisa coba program belanja memakai kartu member untuk mendongkrak penjualan.

Mengelola Dana Kas secara teliti

Sebagai pemilik bisnis, Anda harus ikut terjun ke lapangan. Perhatikan kiranya mana barang terlaris di minimarket, mana barang yang tidak disukai pelanggan dan lain sebagainya.

Ini erat hubungannya dengan pengelolaan dana kas minimarket karena dari hal-hal tersebut kita bisa memutuskan belanja barang untuk dijual kembali. Jadi pembelian barang juga tidak sembarang. Harus Ada analisis mengenai atensi konsumen terhadap produk yang dijual.

Hendaknya, belilah barang yang memang disukai oleh konsumen. Bekerja samalah dengan suplier agar memperoleh potongan harga untuk mengoptimalkan keuntungan.

Tidak hanya itu, jauhi pembelian barang kurang laku dan tidak diketahui orang banyak, misal produk tidak ada iklannya di tv. kebalikannya, kalau ada produk baru dari produsen ternama, cobalah dengan jumlah sedikit sebagai tes terhadap atensi konsumen terhadap barang tersebut.

Menjauhi biaya tidak penting juga harus dilakukan. Ingat, bisnis ritel bisa dikatakan laba kalau pemasukan lebih besar daripada biaya operasional.

Menggunakan Sablon Plastik Kemasan

Nah, salah satu hal yang wajib anda siapkan adalah dengan sablon plastik setiap plastik belanja yang diberikan kepada pelanggan anda. Walau terlihat simple, cara ini terbukti meningkatkan promosi dan keingintahuan orang yang melihat plastik belanjaan yang telah di sablon.

Seperti itu cara mengelola bisnis ritel minimarket dengan 4 poin penting yang harus dilakukan. kalau bisnis ritel dikelola dengan cara pas maka sudah mampu diyakinkan usaha minimarket Anda akan berhasil. tidak hanya itu, jangan lupa mengaplikasikan promosi secara berkelanjutan untuk menaikkan penjualan minimarket.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *